Berita Hoaks: Gibran Rakabuming Raka Mengundurkan Diri sebagai Wakil Presiden
Hoax

Berita Hoaks: Gibran Rakabuming Raka Mengundurkan Diri sebagai Wakil Presiden

Jakarta, 14 Oktober 2024 – Dalam beberapa hari terakhir, media sosial dihebohkan oleh beredarnya video yang mengklaim bahwa Gibran Rakabuming Raka, Wali Kota Solo, telah mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Wakil Presiden RI. Video tersebut diunggah oleh beberapa akun di platform seperti Facebook dan TikTok, dengan narasi yang menyatakan bahwa Gibran telah resmi menyatakan pengunduran dirinya. Namun, setelah dilakukan pengecekan fakta, informasi ini terbukti tidak benar dan merupakan hoaks.

Pengecekan yang dilakukan oleh Liputan6 dan ANTARA menunjukkan bahwa video tersebut sebenarnya merupakan rekaman saat Gibran mengundurkan diri sebagai Wali Kota Surakarta pada 17 Juli 2024. Dalam video asli, Gibran menyampaikan pengunduran dirinya terkait pelantikan sebagai calon Wakil Presiden terpilih dalam Pemilu 2024. Narasi yang dihilangkan dalam versi hoaks tersebut mencakup pernyataan bahwa pengunduran dirinya adalah untuk menindaklanjuti keputusan Komisi Pemilihan Umum.

Salah satu akun yang mengunggah video tersebut pada 30 September 2024 menambahkan narasi yang menyesatkan, seperti “Gibran Mundur sbg Cawapres beneran?” yang jelas-jelas mengubah konteks asli dari pernyataan Gibran. Hal ini menunjukkan betapa mudahnya informasi dapat disalahartikan dan disebarkan tanpa verifikasi yang memadai.

Dampak dari penyebaran informasi palsu ini cukup signifikan, terutama bagi reputasi Gibran sebagai tokoh publik. Hoaks semacam ini dapat memicu kebingungan di kalangan masyarakat dan menciptakan persepsi negatif terhadap individu yang menjadi sasaran. Oleh karena itu, penting bagi masyarakat untuk lebih kritis dalam menerima informasi dan melakukan verifikasi sebelum menyebarkannya.

Kesimpulannya, berita mengenai pengunduran diri Gibran Rakabuming Raka sebagai Wakil Presiden adalah hoaks. Masyarakat diimbau untuk selalu memeriksa kebenaran informasi sebelum mempercayai dan membagikannya, demi menghindari penyebaran disinformasi yang dapat merugikan banyak pihak.

***SAS

X
Hubungi Kami Melalui WhatsApp